Oleh: agustinakhalid | Januari 31, 2009

BAB 8 MELINDUNGI SISTEM INFORMASI

A. Kerentanan dan Penyalahgunaan sistem
Ketika sejumlah data penting dalam bentuk elektronik, maka data tersebut rentan terhadap berbagai jenis ancaman, daripada data yang tersimpan secara manual.Ancaman-ancaman tersebut bisa saja berasal dari faktor teknis, organisasi, dan lingkungan yang diperparah oleh akibat keputusan manajemen yang buruk.Bagi perusahaan atau individu di dalam menyimpan data-data penting yang menyangkut privasi atau kerahasiaan perusahaan, apalagi perusahaan yang menggunakan web, sangat rentan terhadap penyalahgunaan, karena pada dasarnya web mempunyai akses yang sangat luas dan dapat diakses oleh semua orang, membuat sistem perusahaan dengan mudah mendapat serangan yang pada umumnya berasal dari pihak luar, seperti hacker. seorang hacker adalah seseorang yang ingin mendapatkan akses secara tidak sah dari suatu sistem komputer, dan biasanya hacker ini memiliki maksud kriminal dengan tujuan tertentu, seperti karena tujuan keuntungan , kejahatan atau kesenangan pribadi. Aktivitas hacker tidak hanya terbatas menyusup ke dalam sistem, tetapi juga mencuri barang dan informasi dalam dan bisa merusak sistem melalui serangan, diantaranya serangan DoS (Distributed Denial-of-Service),yaitu jaringan serangan penolakan layanan terdistribusi yang menggunakan ribuan komputer untuk membanjiri jaringan sasaran. DoS seringkali membuat situs mati dan tidak dapat diakses oleh pengguna yang sah.Bagi perusahaan dengan jaringan Wi-Fi, tidak menjamin terlepas dari para penyusup yang dengan mudah menggunakan program-program sniffer dan spoofing untuk mendapatkan alamat untuk mengakses tanpa izin, yang memungkinkan hacker mampu mencuri informasi berharga dari jaringan manapun, termasuk pesan e-mail, file serta laporan penting perusahaan.
Kerusakan sistem informasi juga bisa terjadi karena adanya peranti lunak yang berbahaya, seperti virus komputer yang menempelkan diri ke program lainnya tanpa sepengetahuan dan seizin pengguna. Ancaman lainnya yatu worn (cacing) yang mengakibatkan kehancuran data dan program serta bisa menghentikan kerja jaringan komputer. Trojan Horse adalah program peranti lunak yang dianggap tidak terlalu berbahaya, tetapi bisa menjadi jalan bagi virus lainnya untuk masuk ke dalam sistem komputer, dan spyware adalah peranti lunak berbahaya yang memasang diri secara sembunyi-sembunyi di komputer untuk memantau kegiatan penelusuran web oleh pengguna komputer.
Kejahatan dalam sistem informasi juga meliputi pencurian identitas, seperti yang dilakukan oleh pelaku phishing, yang membuat situs palsu atau mengirim pesan e-mail yang mirip dengan pesan yang berasal dari perusahaan yang sah. Dengan maksud untuk meminta pengguna mengisi data pribadi mereka yang sangat rahasia, seperti no rekening pribadi pengguna.
Selain itu, pengguna akhir dalam sistem informasi juga dapat melakukan kesalahan. Kita cenderung berpikir bahwa ancaman keamanan data dalam perusahaan hanyan berasal dari luar, tetapim pada kenyataannya, ada pihak internal perusahaan yang bisa mengancam keamanan, yaitu karyawan, mereka pada umumnya mempunyai akses informasi yang istimewa, karena kesalahan memasukkan data dan prosedur keamanan internal yang buruk dalam perusahaan, mereka dapat menjelajahi sistem perusahaan tanpa meninggalkan jejak.

B. Nilai Bisnis dari Pengamanan dan Pengendalian
Kebanyakan perusahaan memiliki aset informasi yang sangat penting untuk dilindungi, seperti informasi aset keuangan atau mengenai rahasia perdagangan, dan keengganan perusahaan menghabiskan anggarannya untuk keamanan, karena dinilai tidak secara langsung berhubungan dengan pendapatan penjualan. Padahal keamanan sebuah perusahaan bisa terancam dan perusahaan bisa menderita kerugiaan yang lebih besar dari yang diperkirakan.
Perusahaan harus melindungi tidak hanya aset informasinya sendiri, tetapi juga milik pelanggan, karyawan dan mitra bisnisnya. Kegagalan dalam melakukan hal ini akan membuat perusahaan tersebut dapat dituntut dalam proses pengadilan, karena mengekpos data atau melakukan pencurian data. Undang-undang baru seperti HIPAA (Health Insurance Portability and Accountability Act), undang-undang-Gramm- Leach-Bliley (undang-undang Modernisasi Jasa Keuangan), undang-undang Sarbanes-Oxley (undang-undang Reformasi Akuntansi Perusahaan Publik dan Perlindungan Terhadap Investor), mengharuskan perusahaan untuk mempraktikkan manajemen catatan elektronik yang ketat dan mematuhi standar-standar yang tegas dalam hal pengamanan, privasi dan kontrol. Tindakan hukum yang membutuhkan bukti-bukti elektronik dan ilmu forensik komputer juga mengharuskan perusahaan memberikan perhatiaan lebih pada masalah pengamanan manajeman catatan elektronik.

C. Merancang Kerangka Kerja Organisasional dalam Pengamanan dan Pengendaliaan
Teknologi bukan hal utama yang harus mendapatkan perhatiaan khusus dalam pengamanan dan pengendalian, tetapi apabila tidak adanya kebijakan manajemen yang cerdas, bakan teknologi yang secanggih apapun juga akan dikalahkan dengan mudah. Adanya kebijakan manajemen yang cerdas dengan menetapkan suatu kerangka pengorganisasian dan pengelolaan dalam pengamanan dan pengendalian untuk menggunakan teknologi dengan efektif untuk melindungi sumber informasi perusahaan. Dalam menentukan kebijakan dalam hal pengamanan, perusahaan harus terlebih dahulu mengetahui aset-aset mana saja yang membutuhkan perlindungan data dan sejauh mana akses-akses tersebut terancam.
Penilaian resiko membantu menjawab pertanyaan tersebut da menentukan perangkat pengendalian mana yang paling efektif dari segi biaya untuk melindungi aset perusahaan. Setelah berhasil mengidentifikasi resiko utama bagi sistem dalam perusahaan. Selanjutnya perlu membangun dan mengembangkan kebijakan keamanan dengan merencanakan keberlangsungan bisnis pada saat terjadi bencana atau kekacauan untuk melindungi aset perusahaan, yang terdiri dari kebijakan penggunaan yang diterima, yaitu penggunaan sumber-sumber informasi perusahaan dan perangkat komputasi yang diizinkan, kebijakan otorisasi, yang menentukan tingkat akses yang berbeda ke aset informasi untuk tingkat pengguna yang berbeda pula.
Rencana pemulihan bencana, merancang cara-cara merestorasi layanan komputasi dan komunikasi setelah terganggu oleh suatu peristiwa seperti gempa bumi, fokus utamanya adalah menjaga agar sistem tetap baik dan berjalan. Perencanaan keberlangsungan bisnis, terfokus pada bagaimana perusahaan dapat mengembalikan operasi bisnis setelah dilanda bencana. Mengidentifikasikan proses -proses bisnis yang penting dan menentukan rencana tindakan untuk menangani fungsi-fungsi kritis jika sistemnya mati.

D. Mengevaluasi Berbagai Perangkat dan Teknologi yang Paling Penting untuk Melindungi Sumber-Sumber Informasi.
Perusahaan memerlukan upaya khusus untuk melindungi sistem dan data, sehingga mendukung dalam proses bisnis, apalagi perusahaan digital. Sejumlah aturan dan teknologi tersedia untuk mengamankan sistem dan data, di antaranya :
1. Perangkat autentikasi seperti token, kartu pintar dan autentikasi biometrik, biasa digunakan untuk mengetahui pengguna sistem.
2. Firewall yang digunakan untuk menjaga agar pengguna tidak sah tidak masuk ke jaringan pribadi.
3. Sistem deteksi gangguan, melakukan pemantauan yang diletakkan di titik-titik yang paling rentan dalam jaringan perusahaan untuk secara kontinyu mendeteksi dan menghalangi para penyusup.
4.Peranti lunak anti virus dirancang untuk memeriksa adanya virus komputer dalam sistem dan drive komputer.
5. Ekripsi, pengodean dan pengacauan pesan, merupakan teknologi yang biasa digunakan untuk pengamanan dalam mengirim data melalui internet dan jaringan Wi-Fi.
5. Tanda tangan digital dan sertifikat digital, digunakan untuk membantu proses autentikasi lebih jauah lagi pada saat transaksi elektronik.

Oleh: agustinakhalid | Januari 28, 2009

BAB 8 WEB PERUSAHAAN (Bahan Presentasi Kelompok)

Web  sangat dibutuhkan oleh perusahaan dan keberadaannya tidak bisa dipisahkan lagi dengan kemajuaan perusahaan. Web kebanyakan digunakan perusahaan untuk memperlancar bisnis mereka, menjalin hubungan dengan para relasi, termasuk didalamnya dengan pelanggan. Selain itu, dengan adanya web ini, perusahaan dapat menghemat jam pekerja dan memberikan peluang bagi perusahaan untuk mengatur perusahaannya dengan para relasi dan menjadikan perusahaan tersebut menjadi unggul daripada pesaingnya.

Teknologi Web

Beberapa standar dan teknologi web yang digunakan oleh perusahaan untuk menjalin kerjasama dan menerima berbagai informasi, antara lain :

1) HTTP

HTTP (Hyperangkaian huruf yang pertama yang terletak di awal dari setiap alamat web, diikuti olehyang menentukan komputer sertext Transfer Protocol), yaitu standar komunikasi yang digunakan untuk transfer halaman web, yang merupakan server mana dalam perusahaan yang menyimpan dokumen tersebut.

2) HTML dan XML

HTML ( Hypertext Markup Language), yaitu bahasa deskripsi untuk menjelaskan bagaimana text, grafis, video dan suara ditempatkan pada sebuah halaman web. XML adalah bahasa pemograman yang bertujuan umum yang mendeskripsikan sruktur dokumen, memungkinkan data dimanipulasi komputer menggunakan aplikasi situs web dan aplikasi yang bukan situs web. Bahasa ini dikembangkan pada tahun 1996 oleh W3C (World Widweb Consortium), yaitu badan international yanng mengatur perkembangan web.

3) FTP

FTP (File Transfer Protocol) adalah peranti yang digunakan untuk memunculkan dan mengirimkan file dari satu komputer ke komputer lainnya. File yang dikirimkan dapat berupa text, grafis, animasi atau suara.

4)RSS

RSS (Rich Site Summary) adalah teknologi  menggunakan peranti lunak akumulasi untuk menari isi dari halaman situs seperti berita-berita, berita olah raga dan informasi lainnya, serta menyediakan secara otomatis kepada pengguna komputer.

5) Blog

Blog, yang sering dikenal dengan weblog adalah situs web terstruktur yang masih belum resmi, di mana individu yang berlangganan dapat menerbitkan cerita, opini dan menghubungkan dengan situs web lainnya.

6) Wikis

Wikis adalah situs web berkolaborasi, di mana pengunjung dapat menambah, menghapus atau memperbaharui isinya, termasuk hasil pekerjaan orang lain sebelumnya.

7) Podcasting

Podcasting adalah memublikasikan pertunjukkan suara melalui internet, sehingga pelanggan dapat mendowload file audio ke komputer pribadi.

8) Instant Messaging

Instant Messanging ( Pesan Instans) adalah sejenis layanan chat, di mana para pesertanya dapat menciptakan saluran chat mereka sendiri.

9) Cookies

Cookies adalah file kecil yang disimpan pada hard drive komputer ketika seorang penggguna mengunjungi situs web tertentu.

10)Proprietary Technologies

Proprietary Teknologies adalah properti intelektual, yaitu properti tak berwujud yang dibuat oleh individu atau perusahaan yang dilindungi oleh hak cipta dan hak paten dan tidak bebas untuk digunakan.

Web Bisnis

Web pada umumnya digunakan oleh perusahaan pada berbagai kegiatan bisnis di antaranya :
A. B2B Trading (Perdagangan Bisnis ke Bisnis), mencakup penjualan barang-barang dan jasa antar bisnis, contohnya Millpro com, web site yang menjual alat-alat potong dan alat-alat berat ke lebih dari 100.000 bisnis mesin kelas kecil.

1. Periklanan (Advertising) online, dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu :

a. Melalui Mesin Pencari (Search Advertising), yatu suatu bentuk periklanan melalui situs pencarian online yang berkaitan dengan perusahaan yang sangat efektif.

b. Banners yaitu gambaran pada website yang menghubungkan ke situs dari perusahaan yang menjual barang atau jasa.

2. Exchange dan Auction (Perlelangan dan Pertukaran) adalah suatu ekstranet untuk organisasi yang menawarkan untuk pembelian  dan tawaran pada produk dan jasa dari suatu tipe husus.

3. Aliansi Bisnis Online adalah gabungan dari dua atau lebih perusahaan untuk tujuan tertentu, seperti untuk menciptakan kekuatan pembelian yang diciptakn oleh pembeli untuk dirinya, tujuan lainnya untuk menciptakan kekuatan pada perusahaan yang berkerja sama.

B. B2C Trading (Perdangan Bisnis ke Konsumen), mencakup produk retail dan jasa untuk para konsumen individu, contohnya Noble com dan Banners, yang menjual buku, perangkat lunak dan musik pada konsumen individu.

Bentuk B2C Trading yang dilakukan terdiri dari :

1. E-Tailing, online E-Tailing ini masih terus berkembang didunia karena beberapa alasan, seperti terdapatnya kecepatan line komunikasi dan memperbesar kemampuan untuk menemukan pencarian satu item untuk dan masing-masing informasi dari tem-item tersebut.

2. Auction (Pertukaran) yaitu pasar net pihak ketiga yang bisa menghubungkan beribu-ribu pemasok dan pembeli untuk pembelian cepat.

3. Content Provider (Kekuatan Penawaran) adalah menciptakan pendapatan dengan memberikan isi digital, seperti berita digital, musik, foto atau video pada web. Pembayar membayar sejumlah uang untuk dapat mengaksesnya, Contoh CNN. com.

Keputusan Jaringan Dasar Untuk Keberhasilan Bisnis

Kesuksesan suatu perusahaan dalam menjalankan bisnisnya, salah satunya didukung oleh adanya keputusan yang tepat untuk menggunakan web yang cocok untuk perusahaan dan juga kemampuan menggunakan web. Beberapa hal yang harus dipertimbangkan agar dapt mendukung keberhasilan bisnis , antara lain :

a. Target the Right Customers ( Target yang Tepat untuk Konsumen)

Sasaran individu dan organisasi kebanyakan diperlukan untuk tawaran produk dan jasa dan ini telah menjadi upaya penting di dalam pemasaran, dengan atau tanpa web. Termasuk di dalamnya bagaimana cara memperkenalkan situs kepada audience yang seringkali mengunjungi web.

b. Capture the Customer Total Experince( Menangkap Pengalama Total Konsumen)

Hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan cookiesn untuk merekam gerak-gerik pembeli, dan ini bisa menjadi suatu aset bagi perusahaan bisnis dengan menawarkan dan menyesuaikan web pages untuk konsumen individual.

3. Personalize the Customers  (Pelayanan yang Menurut Selera)

Dengan menggabungkan software CRM dan software pelanggan web page untuk memberikan peluang bagi konsumen untuk memilih dan menerima berbagai informasi yang diingnkan dengan tetap menghargai privasi konsumen.

5. Let Customer Help Themselves (Membiarkan Konsumen untuk Menolong Mereka Sendiri)

Konsumen pada umumnya memerlukan infomasi yang berkaitan dengan pembelian, seperti informasi mengenai pemesanan barang, informasi tentang suatu produk dan informasi lainnya yang dirasa perlu. Penempatan informasi yang berguna dan mampu mendowload software, pada situs tidak hanya menciptakan kepuasan, tetapi juga dapat mendorong kesetiaan konsumen pada suatu perusahaan.

Oleh: agustinakhalid | Januari 15, 2009

BASIS DATA DNA

1.Keuntungan dari basis data DNA
Dengan adanya basis data DNA dapat dijadikan sebagai alat yang sangat ampuh untuk memerangi kriminalitas, karena dapat mengidentifikasikan pelaku tindak kriminal dari gennya sendiri. selain itu basis data DNA juga berguna dalam membuktikan kebenaran, untuk membebaskan orang yang salah dipidana. dan berguna juga untuk mengidentifikasi keluarga yang satu garis keturunan.
2. Masalah yang dimiliki basis data DNA
Basis data DNA dapat membawa masalah kontrovensial. Pada kasus mengenai basis data DNA dijelaskan bahwa pengacara privasi dan pengacara pertahanan menyakini bahwa basis data genetik menimbulkan resiko bagi orang yang tidak bersalah jika basis data DNAnya mengandung data orang-orang yang tidak pernah terlibat tindak kriminal. Seringkali orang-orang yang mengumpulkan dan menganalisis DNA dapat membuat kesalahan, karena DNA seseorang yang tidak bersalah ditemukan di tempat kejadian perkara, yang mungkin dipilih polisi untuk diselidiki yang mengakibatkan orang yang tidak bersalah ditangkap.
3. Yang menjadi bagian dalam basis data DNA nsional
Menurut uraian kasus pada basis data DNA adalah pihak yang melakukan pelanggaran hukum atau kriminal. Selain itu yang menjadi bagian dalam basis data dna nasional tidak hanya terbatas bagi para narapidana saja, tetapi bagi masyarakat umum termasuk anak-anak yang tidak terlibat dalam tindak kriminal sehingga tidak terjadi salah tangkap.
4. Pihak-pihak yang seharusnya dapat memanfaatkan basis data DNA.
adalah pihak badan penegak hukum diseluruh dunia dan pihak-pihak lain yang berkepentingan dengan tidak menyalahgunakan basis data DNA tersebut untuk hal-hal yang tidak perlu.

Oleh: agustinakhalid | Januari 15, 2009

LINUX

Peranti open source linux diciptakan oleh seorang programmer dari Finlandia yang bernama Linus Torvald pada tahun 1991. Linux dilahirkan di Helsinki, Finlandia pada tanggal 28 Desember 1969 dan dikenal sebagai bapak linux. Karena hobinya dalam dunia komputing, Pada tahun 1988 linus diterima di University of Helsinki. Pada tahun 1990, linus memulai kelas pemograman C pertamanya,karena tidak puas dengan sistem operasi yang ada pada PC pertamanya, oleh karena itu linus lebih cenderung untuk menggunakan sistem operasi Unix seperti yang dipakai pada komputer milik universitasnya. Akhirnya ia mengganti sistem operasi open source minix yang berbasiskan unix.
Namun Linus berpendapat bahwa minix masih memiliki banyak kelemahan, sehingga pada usianya yang ke-23, linus mulai mengutak-atik kernel minix, dan mulai mengembangkan sistem yang kompatibel dengan IBM PC. Pada bulan Agustus 1991, lahirlah linux.
Aplikasi-aplikasi untuk sistem operasi linux berkembang sangat pesat di negara-negara Amerika, Asia, Eropa dan Cina, dan pangsa pasarnya pun mulai meluas. Ini karenakan harga dari sistem operasi linux lebih murah dan fleksibel daripada sistem operasi lainnya. Aplikasi -aplikasi untuk sistem operasi linux ini mulai disertakan dalam PDA, telepon genggam dan perangkat genggam lainnya. Dengan adanya linux diharapkan dapat mendonkrak monopoli desktop oleh Microsof, walaupun berlahan tapi pasti linux dapat menyamai atau bahkan melebihi kemampuan dari sistem operasi Miscrosoft dan dengan mudahnya serta semakin lengkapnya dukungan linux pada hardware, besar keuntungan linux akan menjadi alternatif pilihan.

Oleh: agustinakhalid | Desember 2, 2008

ISU SOSIAL DAN ETIKA DALAM SISTEM INFORMASI

      Teknologi juga dapat membawa perubahan yang cukup besar yang menciptakan isu-isu sosial yang harus diselesaikan masyarakat. meningkatkan kemampuan jaringan teknolog  informasi internet, yang memiliki kapasitas penyimpanan dan dapat memperluas jangkauan seperti individu dan organisasi dalam bertindak. Sistem  informasi secara online menimbulkan tantangan-tantangan baru yang menciptakan dilema etika, dimana bisa menciptakan akuntabalitas ( pertanggung jawaban) atas konsekuensi sistem informasi, menetapkan standar untuk kualitas sistem pengaman yang melindungi keamana individu dan masyarakat serta melindungi nilai sosial dan etika yang sangat penting bagi kualitas hidup dalam masyarakat informasi.   

     Isu etika, sosial dan politik sangat berkaitan satu sama lain, dimana isu etika mempengaruhi individu untuk harus memilih tindakan atau diantara dua prinsip etika yang kandang menimbulkan konflik. Isu sosial berasal dari isu etika sejalan masyarakat berharap pada diri seseorang untuk dapat melakukan tindakan yang benar, sedangkan isu politik berasal dari konflik sosial yang pada umumnya berkaitan dengan penggunaan undang-undang yang memberikan arahan dan panduan bagi individu atau organisasi dalam beperilaku agar sesuai dengan tindakan yang benar.  

     Isu etika, sosial dan politis utama yang muncul oleh adanya informasi mencakup 5(lima) dimensi moral diantaranya :

1. Hak dan Kewajiban Informasi

    Berkaitan dengan perlindungan privasi seorang individu dengan tidak mencampuri atau membatasi kebebasan individu tersebut, dengan mencari informasi seperti data-data melalui teknologi tanpa seizin dan sepengetahuan individu yan bersangkutan.

2. Kepemilikan Hak dan Kewajiban

    Berkaitan dengan perlindungan kekayaan dan intelektual pribadi. kekayaan interlektual sebagai kekayaan yang tidak berwujud yang diciptakan oleh seorang individu atau organisasi. Dengan adanya teknologi informasi membuat perlindungan terhadap kekayaan interlektual sulit untuk dilakukan, karena informasi yang terkomputerisasi dapat dengan mudah menggandakan atau mendistribusikan pada jaringan yang luas jangkauannya. Kekayaan interlektual yang dilindungi meliputi rahasia dagang, hak cipta dan hak paten.

3. Akuntabilitas dan Pengendalian

    Berkaitan dengan undang-undang privasi individu , di mana teknologi informasi baru yang membawa tantangan bagi undang-undang liabilitas dan dalam praktik sosial untuk menuntut tanggung jawab perorangan dan organisasi, atas bahaya-bahaya yang terjadi dari informasi individu serta hak-hak pribadi.

4. Kualitas Sistem

    Berkaitan dengan standar kualitas sistem data yang harus dipenuhi untuk menghindari kesalahan dari sistem yang diterapkan untuk melindungi data dalam suatu perusahaan agar tidak menyebabkan kekacauan dan kerugian dalam bisnis.

5. Kualitas Hidup

    Komputer dan teknologi informasi mungkin dapat merusak elemen yang berharga dari kebudayaan yang ada di dalam masyarakat, meskipun di sisi lain juga dapat memberikan manfaat bagi kehidupan, seperti kasus internet yang bisa menjadi teman atau musuh bagi anak-anak. Dari segi positif, internet menawarkan begitu banyak hal kepada mereka, seperti mereka menggunakan internet untuk tugas sekolah atau mengirim e- mail untuk temannya yang jauh.

     Tetapi dari segi negatif, penggunaan internet bisa menjadi musuh bagi mereka , kelalaian dan menghabiskan waktu yang terlalu lama untuk online sehingga mereka tidak akan fokus mengerjakan pekerjaan rumah , karena aktivitas online telah menguras banyak tenaga mereka, tidak mengikuti aktivitas lain dan kurangnya sosialisasi dengan teman-teman bahkan dengan anggota keluarga. Komputer juga dapat menimbulkan masalah kesehatan, seperti cedera stress berulang yang ditimbulkan oleh pengulangan yang konstan pada aktivitas menekan tombol-tombol pada keyboard, sindrom penglihatan komputer, yaitu kondisi mata yang tegang, karena melihat layar monitor komputer untuk waktu lama dan dapat menimbulkan tehcnostress, yaitu stress yang timbul dari penggunaan komputer. Dalam lingkungan pekerjaan, penggunaan teknologi seperti komputer dapat menghilangkan pekerjaan orang-orang, yang sekarang telah diambil alih oleh teknologi. dari berbagai pembahasan di atas maka dapat disimpulkan, bahwa adanya sistem informasi dalam kaitan dengan teknologi bisa menimbulkan dilema tersendiri yang bisa berakibat buruk atau malah sebaliknya bagi lingkungan. Dengan timbulnya isu sosial dan penyalahgunaan yang menyangkut penggunaan teknologi oleh pihak-pihak tertentu.

Oleh: agustinakhalid | November 21, 2008

MODEL DAYA KOMPETITIF PORTER DAN MODEL RANTAI NILAI BISNIS

A. MODEL DAYA KOMPETITIF PORTER

Model ini digunakan untuk dapat memahami tentang keunggulan kompetitif ( kompetitive forces model), model ini dilihat dari sudut pandang pesaing, perusahaan dan lingkungan yang berkaitan dengan perusahaan, dan adanya saling kertergantungan antara perusahaan dan lingkungan. Jadi dapat disimpulkan bahwa model daya kompetitif porter ini dapat menentukan nasib perusahaan. Pada modek ini terdapat 5 daya kompetitif, diantaranya :

a. Pesaing Tradisional

Semua perusahaan pasti akan bersaing dengan perusahaan lainnya, bersaing untuk menciptakan produk dan jasa baru yang menarik pelanggan, sehingga diharapkan perusahaan tersebut akan dapat menguasai pangsa pasar.

b. Pemain Baru dipasar

Memasuki ekonomi bebas, selalu terdapat hambatan dalam memasuki pasar dan harus pintar-pintar mencari peluang, apalagi bagi perusahaan baru. Ada beberapa keuntungan perusahaan baru, misal perusahaan baru memilki peralatan yang canggih, tenaga kerja yang muda dan mungkin lebih inovatif. Selain keuntungan juga ada kelemahan seperti perusahaan mengharapkan adanya dana dari luar untuk membeli peralatan dan tidak adanya kemampuan atau keahlian yang dimiliki tenaga kerja.

c. Produk dan Jasa Pengganti

Pada beberapa perusahaan, selalu ada produk dan jasa pengganti yang digunakan pelanggan, apabila perusahaan tersebut menggunakan harga yang tinggi. Dengan adanya teknologi, dapat menciptakan produk dan jasa pengganti sepanjang waktu, seperti ethanol dapat mengganti bahan bakar untuk mobil.

d. Pelanggan

Kemampuan perusahaan untuk menarik dan mempertahankan pelanggan dapat memberikan keuntungan yang besar bagi perusahaan.

e. Pemasok

Menjalin hubungan dengan pemasok dapat membawa dampak penting pada keuntungan perusahaan. Semakin banyak perusahaan bekerjasama dengan pemasok, semakin besar kendali yang dijalankan atas pemasok, misalnya dalam kaitan harga, kualitas bahan, dan jadwal pengiriman.

B.  MODEL RANTAI NILAI BISNIS

Jika dianggap model daya kompetitif porter tidak membantu dalam mencapai keunggulan kompetitif, maka kita dapat nenggunakan model lain yaitu model rantai nilai bisnis untuk memcapai kesempurnaan dalam kegiatan operasi perusahaan.

Model rantai nilai ( value chain model) memfokuskan pada aktifitas khusus yang dijalankan dalam perusahaan, dimana strategi kompetitif dapat diterapkan dengan baik dengan dukungan teknologi informasi. Aktifitas khusus tersebut dapat digolongkan ke dalam 2, yaitu :

Aktifitas utama yang berhubungan denga produksi, distribusi, dan jasa dari perusahaan seperti pelayanan, penjualan dan pemasaran yang menciptakan nilai bagi pelanggan. Sedangkan aktifitas pendukung membantu kelancaran kegiatan aktifitas utama yang terdiri dari infrastruktur organisasi seperti SDM ( adanya perekrutan karyawan, penempatan dan pelatihan), teknologi dan pembelian bahan yang dinutuhkan dalam proses produksi.

Oleh: agustinakhalid | November 21, 2008

HUBUNGAN SCM DAN CRM DENGAN TEKNOLOGI INFORMASI

A. HUBUNGAN SCM DENGAN TEKNOLOGI INFORMASI

Bagi banyak perusahaan, SCM (supply chain management) atau sistem manajemen rantai pasokan memberikan manfaat untuk perusahaan dalam menjalin hubungan kerjasama dengan pemasok, distributor, perusahaan pembeli dan dengan pihak lain yang dirasa perlu, dan hal ini tidak terlepas dari peran teknologi informasi (TI) jika dihubungkan dengan TI, TI memberikan fasilitas yang mendukung bagi kelancaran SCM dengan informasi yang dibutuhkan perusahaan. dengan adanya informasi tersebut maka dapat membantu perusahaan dalam hal pemesanan, jadwal pengiriman barang dan jasa, produksi serta informasi tentang sumber-sumber yang diperlukan dalam proses produksi selanjutnya. 

B. HUBUNGAN CRM DENGAN TEKNOLOGI INFORMASI

Sama halnya dengan SCM, dalam sebuah perusahaan diperlukan CRM (customer relationship management) atau sistem manajemen hubungan pelanggan, yang mengelola hubungan dengan pelanggan. Jika dihubungkan dengan teknologi informasi yang menfasilitasi CRM, sehingga membantu dalam proses bisnis yang berkaitan dengan pelanggan. Contoh dari pemanfaatan TI dalam hubungan CRM adalah dalam penggunaan saluran komunikasi seperti telepon, E-mail, web dan sebagainya. Dengan adanya saluran komunikasi tersebut, pelanggan dapat dengan mudah mengetahui tentang produk-produk dari perusahaan atau apabila ada keluhan yang berkaitan dengan produk, pelanggan dapat dengan langsung mengajukan keluhannya dana dalam waktu singkat tanpa harus menunggu lama, pihak dari perusahaan dapat melayani keluhan dari pelanggan. Jadi manfaat yang diperoleh dalam hal tersebut, pihak perusahaan dapat mempertahankan pelanggan yang bisa mamberikan keuntungan dan meningkatkan penjualan.

Dari survey 291 eksekutif TI yang dilakukan oleh CIO Insight di dapatkan seperiga dari eksekutif menyatakan bahwa keberadaan mereka adalah untuk menciptakan strategi, sedangkan dua pertiga eksekutif lainnya menyatakan bahwa keberadaan mereka adalah untuk menjalankan strategi. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa strategi informasi dirancang untuk mencari peluang yang ada dan untuk menyelesaikan permasalahan yang timbul dalam perusahaan.

dengan adanya stategi yang digunakan dalam sistem informasi maka akan mencapai suatu keunggulan yang kompetitif, tapi pencapaian keunggulan yang kompetitif hanya dapat dilakukan dengan 8 metode dasar, diantaranya :

1. menurunkan biaya

Pembeli cendrung membeli produk-produk yang murah harganya, walaupun kualitasnya barangnya turun dan untuk mencapai keunggulan kompetitif suatu perusahaan harus menciptakan produk yang bermutu dengan harga yang terjangkau dari harga pesaing, dengan cara menurunkan biaya produksi.

2. meningkatkan tantangan dalam memasuki pasar

Dengan melindungi/mematenkan produk-produk yang dihasilkan pada saat barang didistribusi ke pasar sasaran, untuk mengantisipasi penjiplakan produk oleh perusahaan pesaingnya.

3. membangun biaya pengalihan yang tinggi

biaya ini terjadi pada saat pelanggan beralih ke produk perusahaan lain

4. menciptakan produk dan jasa baru

kemampuan perusahaan dalam menciptakan produk dan jasa baru dengan keunikan itu tersendiri bisa membawa keuntungan bagi perusahaan tersebut, seperti pelanggan akan beralih ke perusahaan tersebut, karena dinilai dapat memahami keinginan mereka.

5. membedakan produk atau jasa dari pesaing

perusahaan harus dapat menciptakan produk yang berbeda dari para pesaingnya

6. Meningkatkan kualitas produk dan Jasa

Kemampuan dalam penciptaan produk, tidak cukup hanya dengan menciptakan produk yang unik saja, tetapi harus dibarengi dengan peningkatan kualitas produk atau jasa, sehingga konsumen puas dengan produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan dan ini dapat mengurangi keluhan dari pelanggan.

7. Membangun Aliansi

Gabungan dua hal yang sama-sama dibuktikan oleh pelanggan misalnya dalam jasa penerbangan yang bekerjasama dengan pihak perhotelan dan ini akan mempermudah para pelanggan.

8.  mengikat supplier dan pembeli

dengan menjalin hubungan antara supplier dan pembeli, ini dapat membuat keunggulan kompetitif pada perusahaan. perusahaan dengan mudah menyediakan bahan produksi yang dibutuhkan dan pembeli akan setia dan bersedia membeli produk pada perusahaan tersebut.

Dengan adanya 8 metode dasar untuk pencapaian keunggulan kompetitif, perusahaan akan mencoba berusaha untuk menjadikan perusahaan tersebut berbeda dengan perusahaan pesaingnya.

Oleh: agustinakhalid | November 7, 2008

E- BUSINES GLOBAL: BAGAIMANA BISNIS MENGGUNAKAN SIM

Dalam melakukan kegiatan bisnis setiap perusahaan memerlukan sistem informasi yang berhubungan dengan kegiatan operasional, seperti informasi mengenai penjualan, persediaan, pelanggan, karyawan, pemberitahuan tentang produk baru dan informasi lainnya. sebelum terbentuknya bisnis, bisnis itu sendiri harus melalui proses. karina prosesini merupakan inti dari bisnis dan jika diartikan proses bisnis ini adalah siklus kerja perusahaan yang dimulai dengan penyediaan bahan baku, informasi serta pengetahuan tentang bagaimana menjalankan bisnis itu sendiri.

Jika dihubungkan antara proses bisnis dan sistem informasi maka akan terbentuk suatu perubahan dalan perusahaan, yaitu produktivitas perusahaan tersebut akan meningkat, kegiatan perusahaan akan berjalan lebih efisien, karena sistem informasi tersebut dapat mempermudah kegiatan perusahaan, seperti kasus pada perusahaan Tuperware, dimana sebelum menggunakan sistem informasi dalam bentuk web dan e-mail, penjualan produknya tidak menarik minat pembeli sama sekali, tetapi setelah menggunakan web dan e- mail, terjadi peningkatan pesana dari pembeli, karena pembeli dapat dengan mudah melakukan pemesanan, mendapatkan informasi tentang produk-produk baru tupperware dan informasi lainnya. manfaat ini tidak hanya dirasakan oleh pembeli tetapi juga oleh perusahaan. Dengan adanya penggunaan sistem informasi bisnis elektronik, perusahaan bisa melakukan promosi penjualan dan ini memberikan nilai tambah dari perusahaan tuppeware.

Jika dilihat dari sistem informasi yang digunakan perusahaan terdiri dari dua sudut pandang yaitu:

1. Sistem dari sudut pandang fungsional yang berhubungan dengan kegiatan yang ada dalam perusahaan, sudut pandang ini terdiri dari :

a. Sistem penjualan dan pemasaran, yang berkaitan dengan penentuan kebutuhan dan keinginan pelanggan, penjualan produk, periklanan dan mengenali pelanggan produk dan jasa.

b. Sistem produksi dan manufaktur, berkaitan dengan pemproduksian barang atau jasa, pengadaan, penyimpanan dan penyediaan bahan yang diperlukan dalam proses produksi.

c. Sistem akuntansi dan keuangan, yang berkaitan dengan menjaga dan mengelola aset perusahaan seperti saham.

d. Sistem sumber daya manusia, yang berkaitan dengan perekrutan , penentuan, pengembangan dan pemeliharaan karyawan.

2. Dilihat sistem dari sudut pandang konstituen, yang berhubungan dengan pemeriksaan sistem yang ada dalam perusahaan apakah sesuai untuk langkah pengambilan keputusan, sistem dari sudut pandang ini terdiri dari :

1. Sistem pemrosesan transaksi, yang berkaitan dengan catatan mengenai aktivitas yang rutin dilakukan perusahaan.

2. Sistem informasi manajemen dan sistem pendukung keputusan, yang berkaitan dengan laporan kinerja perusahaan dan pembuatan atau pengambilan keputusan pada waktu tertentu.

Diantara sistem yang telah dijelaskan di atas saling berkaitan satu sama lain membentuk satu kesatuan, karena berhubungan baik secara langsung maupun tidak saling berhubungana antara perusahaan dengan lingkungan internal dan dengan lingkungan eksternal seperti hubungan dengan pemasok, pelanggan dan hal tersebut tidak dapat dipisahkan.

Oleh: agustinakhalid | Oktober 21, 2008

sistem Informasi Dalam kegiatan Bisnis Saat Ini

     Sistem informasi menjadi hal yang sangat diperlukan dewasa ini, terutama dalam menjalankan bisnis saat ini, apalagi dengan  perubahan ekonomi menuju globalisasi, mau tidak mau perusahaan harus mengubah pola pikir menjadi perusahaan terdepan atau tergilas oleh persaingan, karena tidak siapnya menerima perubahan. hal ini tidak saja dialami oleh perusahaan-perusahaan besar, tapi juga perusahaan kecil. Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak perusahaan bergantung pada sistem informasi. Apalagi perusahaan yang tetap ingin menjaga kelangsungan hidup perusahaan itu sendiri, maka sangatlah sulit jika tanpa penggunaan luas dari teknologi informasi.

     kesempatan untuk menuju globalisasi sangat terbuka bagi perusahaan-perusahaan yang mampu bersaing menjadi lebih kompetitif dan efisien dengan mengubag dirinya menjadi perusahaan digital, di mana perusahaan yang memiliki hubungan penting terhadap pelanggan, pemasok dan karyawan secara digital. Perusahaan digital merasakan dan tanggap atas lingkungannya lebih cepat ketimbang perusahaan tradisional, hal ini memberikan kemampuan yang lebih fleksibel bagi perusahaan yang mau melakukan perubahan ini.

     Sistem informasi itu sendiri di definisikan sebagai sekumpulan komponen yang saling berhubungan , mengumpulkan, memproses, menyimpan dan mendistribusikan informasi untuk menunjang pengambilan keputusan dan pengawasan dalam suatu organisasi. selain menunjang proses pengambilan keputusan, koordinasi dan pengawasan, sistem informasi juga dapat membantu perusahaan, khususnya pengelola perusahaan menganalisis permasalahan, menggambarkan hal-hal yang rumit dan menciptakan produk.

     perusahaan-perusahaan bisnis saat ini menggunakan sistem informasi untuk mencapai tujuan bisnis diantaranya :

>Keunggulan Operasional

   Perusahaan terus melakukan perbaikan efisiensi operasi mereka dengan tujuan mencapai profitabilitas yang lebih tinggi melalui sistem dan teknologi informasi yang diterapkan dalam perusahaan.

>Produk , Jasa dan Model Bisnis Baru

   Teknologi dan sistem informasi merupakan alat penting bagi perusahaan untuk menciptakan produk dan jasa baru dengan model bisnis beru, di mana cara perusahaan memproduksi, menyampaikan dan menjual produk atau jasa untuk menciptakan keuntungan.

>Hubungan Pelanggan dan Pemasok

    Penggunaan sistem dan teknologi informasi dapt juga digunakan untuk mencapai hubungan kedekatan hubungan dengan pelanggan, memahami bagaimana mereka ingin dilayani, seperti menanggapi keluhan-keluhan yang disampaikan pelanggan. Jika kita  memperhatikan apa yang diinginkan pelanggan, tidak dipungkiri hal ini akan meningkatkan pendapatan dan laba perusahaan. begitu juga dengan keterlibatan perusahaan dengan pemasok, dengan adanya sistem informasi dan teknologi, dapat memberikan kemudahan bagi perusahaan untuk menjalin kerja sama dengan para pemasok secara kontinue.

>Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik

     Dengan adanya sistem dan teknologi informasi telah memungkinkan perusahaan untuk memperoleh informasi yang akurat dan terbaru, yang bisa dijadikan bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan dalam perusahaan.

>Keunggulan Kompetitif

     Saat perusahaan telah mencapai tujuan bisnis, seperti keunggulan operasional, preoduk, jasa dan   model bisnis baru, hubungan pelanggan dan pemasok, pengambilan keputusan yang lebih baik, maka saaat tersebut bisa dikatakan perusahaan telah mencapai keunggulan kompetitif. Melakukan sesuatu yang lebih baik dari pesaing, harga yang lebih murah untuk produk ungulan dan tetap merespon pelanggan dan pemasok semuanya dapta meningkatkan penjualan dan laba yang tidak bisa diikuti oleh para pesaing.

>Kelangsungan Usaha

    Perusahaan menggunakan sistem dan teknologi informasi, karena perusahaan membutuhkannya untuk melakukan bisnis.

Kategori